From Challenge to Impact: Tantangan Kualitas dan Keberlanjutan Penelitian di Indonesia
Ekosistem penelitian di Indonesia sebenarnya merupakan permadani potensi yang dinamis, didukung oleh sumber daya yang kaya dan hamparan budaya yang…
Ekosistem penelitian di Indonesia sebenarnya merupakan permadani potensi yang dinamis, didukung oleh sumber daya yang kaya dan hamparan budaya yang…
Pendahuluan: Apakah Anda Kehilangan Kesempatan Hanya Karena Format? Pernahkah Anda siap mengirimkan manuskrip, tetapi tiba-tiba kewalahan karena masalah format? Banyak peneliti menganggap formatting sebagai “tugas kecil” dalam penulisan manuskrip. Faktanya, bahkan dengan konten riset yang sangat baik, kesalahan format dapat menyebabkan desk rejection. Artinya, naskah Anda bahkan tidak masuk tahap peer review! Ada banyak hal yang bisa membuat manuskrip langsung ditolak di meja editor—misalnya, mengirimkan manuskrip dengan double-spacing ketika jurnal mensyaratkan single-spacing. Atau menggunakan gaya referensi yang salah (misalnya Vancouver alih-alih APA). Pernah lupa menghapus identitas penulis untuk double-blind review? Semua detail kecil ini berbeda-beda antar jurnal dan bisa langsung menyebabkan rejection. Seorang editor bahkan mengatakan bahwa ia pernah menolak sebuah paper hanya karena gambar-gambar diletakkan di dalam teks, padahal jurnal mensyaratkan file terpisah. Kami mensurvei sekitar 70 editor untuk membagikan tips, kesalahan umum dalam formatting, serta solusi praktis. Berikut rangkumannya: 6 Kesalahan Formatting yang Paling Sering Terjadi …
Proses peer review (tinjauan sejawat) merupakan komponen penting dalam penelitian dan publikasi akademik. Proses ini…
Poin-poin utama: Pengajuan naskah kini menjadi lebih cepat dan efisien berkat sistem pengajuan daring. Sistem…
Editage, merek utama dari Cactus Communications, bekerja sama dengan Universitas Airlangga, salah satu universitas terkemuka…
Jika Anda ingin tulisan Anda disitasi oleh peneliti lain, pastikan mereka membacanya terlebih dahulu. Mari…