
Pernahkah Anda berharap bisa mengetahui apakah sebuah jurnal tertarik pada manuskrip Anda sebelum benar-benar mengirimkannya?
Proses journal submission sering kali panjang dan melelahkan. Setelah mengirim manuskrip, penulis biasanya harus menunggu berminggu-minggu untuk mendapatkan keputusan dari editor. Bahkan, tidak jarang manuskrip langsung mendapat desk rejection karena dianggap tidak sesuai dengan ruang lingkup jurnal.
Untungnya, ada cara untuk mengurangi risiko tersebut: presubmission inquiry.
Dengan mengirim presubmission inquiry, Anda dapat menanyakan kepada editor apakah penelitian Anda berpotensi sesuai dengan jurnal tersebut sebelum melakukan submission resmi.

Apa Itu Presubmission Inquiry?
Presubmission inquiry adalah email singkat yang dikirimkan kepada editor jurnal untuk menanyakan apakah manuskrip Anda layak dipertimbangkan untuk dipublikasikan.
Dalam email ini, Anda biasanya menyertakan:
- judul penelitian
- abstrak
- ringkasan temuan utama
- alasan mengapa penelitian tersebut relevan dengan jurnal
Banyak jurnal justru menghargai presubmission inquiry, karena editor dapat menilai potensi manuskrip tanpa harus membaca keseluruhan artikel.
Jika editor merasa penelitian Anda tidak sesuai dengan jurnal, Anda akan mengetahuinya lebih awal dan bisa segera mencari jurnal lain tanpa membuang banyak waktu.

Mengapa Presubmission Inquiry Penting?
Ada beberapa alasan mengapa penulis sebaiknya mempertimbangkan presubmission inquiry.
1. Menghemat waktu dalam proses publikasi
Dengan presubmission inquiry, Anda dapat mengetahui apakah jurnal tertarik pada penelitian Anda sebelum melakukan submission lengkap.
Hal ini membantu menghindari desk rejection yang sering terjadi ketika topik penelitian tidak sesuai dengan fokus jurnal.

2. Bisa dikirim ke beberapa jurnal sekaligus
Berbeda dengan submission resmi, presubmission inquiry tidak melarang Anda menghubungi beberapa jurnal sekaligus.
Dengan demikian, Anda dapat membandingkan respons editor dari beberapa jurnal sebelum menentukan target submission.

3. Berguna untuk penelitian yang sensitif terhadap waktu
Dalam beberapa bidang penelitian, temuan baru bisa menjadi time-sensitive.
Jika terlalu lama menunggu proses review di satu jurnal, ada kemungkinan peneliti lain mempublikasikan temuan serupa terlebih dahulu.
Presubmission inquiry dapat membantu mendapatkan respons lebih cepat dari editor.

Do’s: Hal yang Perlu Dilakukan Saat Menulis Presubmission Inquiry
Berikut beberapa praktik terbaik yang dapat meningkatkan peluang Anda mendapatkan respons positif dari editor.

1. Pelajari scope jurnal terlebih dahulu
Sebelum menulis email, pastikan Anda memahami:
- fokus penelitian jurnal
- jenis artikel yang mereka terbitkan
- audiens pembaca jurnal
Kirim presubmission inquiry hanya ke jurnal yang benar-benar relevan dengan bidang penelitian Anda.

2. Ikuti panduan dari jurnal
Beberapa jurnal menyediakan panduan khusus untuk presubmission inquiry di website mereka.
Panduan ini biasanya mencakup:
- kapan presubmission inquiry boleh dikirim
- informasi apa saja yang harus disertakan
- apakah perlu melampirkan dokumen tertentu
- kepada siapa email harus ditujukan
Pastikan Anda mengikuti panduan tersebut dengan tepat.

3. Tujukan email langsung kepada editor
Hindari mengirim email yang terlalu umum.
Sebaiknya alamatkan email secara langsung kepada editor jurnal yang relevan, agar terlihat lebih profesional dan personal.

4. Tulis email secara singkat dan profesional
Editor jurnal menerima banyak email setiap hari. Karena itu, presubmission inquiry sebaiknya:
- singkat
- jelas
- langsung ke inti penelitian
Gunakan bahasa yang formal dan profesional.

5. Sertakan judul dan abstrak manuskrip
Untuk membantu editor memahami penelitian Anda dengan cepat, sertakan:
- judul manuskrip
- abstrak
Abstrak biasanya sudah cukup untuk memberikan gambaran umum tentang penelitian Anda.

6. Soroti temuan utama atau kebaruan penelitian
Editor biasanya ingin mengetahui apa yang baru dan penting dari penelitian Anda.
Karena itu, jelaskan secara singkat:
- temuan utama
- kontribusi penelitian terhadap bidang ilmu
- keunikan atau novelty dari studi Anda

7. Jelaskan relevansi penelitian dengan jurnal
Selain menjelaskan temuan, penting juga untuk menunjukkan mengapa penelitian Anda cocok dengan jurnal tersebut.
Misalnya:
- relevan dengan topik yang sering dipublikasikan jurnal
- menarik bagi pembaca jurnal
- melengkapi penelitian sebelumnya di jurnal tersebut

Don’ts: Kesalahan yang Harus Dihindari
Selain praktik yang benar, ada beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari saat menulis presubmission inquiry.

1. Jangan mengirim seluruh manuskrip
Tujuan presubmission inquiry adalah memberikan gambaran singkat tentang penelitian, bukan mengirim artikel lengkap.
Jika Anda mengirim manuskrip penuh, email tersebut bisa dianggap sebagai submission resmi.
Selain itu, mengirim manuskrip yang sama ke jurnal lain dapat dianggap sebagai duplicate submission, yang merupakan praktik tidak etis dalam publikasi ilmiah.

2. Jangan melewatkan informasi penting
Pastikan Anda menyertakan informasi utama seperti:
- tujuan penelitian
- metode yang digunakan
- temuan utama
- kontribusi terhadap bidang ilmu
Editor harus mendapatkan gambaran yang cukup jelas untuk menilai apakah manuskrip Anda cocok dengan jurnal.

3. Jangan memberikan terlalu banyak detail
Meskipun informasi penting perlu disertakan, hindari menjelaskan penelitian secara terlalu panjang.
Ingat bahwa presubmission inquiry seharusnya ringkas dan fokus pada inti penelitian.

4. Jangan menganggap respons positif sebagai jaminan publikasi
Jika editor merespons secara positif, itu berarti manuskrip Anda layak dipertimbangkan untuk submission, tetapi bukan jaminan akan diterima.
Manuskrip tetap harus melalui:
- pemeriksaan editorial awal
- proses peer review
Keputusan akhir tetap bergantung pada kualitas manuskrip dan hasil review.

Kesimpulan
Presubmission inquiry adalah langkah strategis yang dapat membantu penulis:
- menghemat waktu dalam proses publikasi
- menghindari desk rejection
- meningkatkan peluang memilih jurnal yang tepat
Meskipun tidak menjamin penerimaan manuskrip, presubmission inquiry memberikan kesan pertama yang penting bagi editor.
Karena itu, pastikan email Anda:
- jelas
- ringkas
- profesional
- dan menonjolkan kontribusi penelitian Anda.
Artikel ini disadur dari artikel berbahasa inggris: https://www.editage.com/insights/how-to-write-a-presubmission-inquiry-dos-and-donts


Leave a Reply