
Dalam bukunya Ten Novels and Their Authors, William Somerset Maugham—penulis Inggris ternama abad ke-20—menceritakan bahwa suatu hari ia diminta oleh seorang penerbit untuk membuat daftar sepuluh novel terbaik di dunia menurut versinya. Mengenai daftar tersebut, Maugham menambahkan:¹
“Tentu saja daftar saya bersifat subjektif. Saya bisa saja membuat daftar sepuluh novel lain yang sama baiknya, masing-masing dengan keunggulannya sendiri, dan memberikan alasan yang sama kuat untuk memilihnya.”
Saat saya mencoba menyusun daftar sepuluh buku atau sumber daya terbaik tentang penulisan akademik, saya teringat kata-kata tersebut dan merasa terhibur karenanya. Namun, tujuan artikel ini bersifat lebih praktis. Meskipun orang lain mungkin akan menyusun daftar yang berbeda, saya berharap—seperti yang dikatakan Maugham—bahwa “dalam sebagian besar daftar, sebagian besar pilihan saya ini juga akan mendapatkan tempat.”
Pertimbangan lain dalam memilih buku-buku bagi peneliti adalah fokus pada buku yang dapat membantu Anda menjadi penulis yang kompeten dalam jangka panjang—dengan menunjukkan seperti apa penulisan yang baik dan apa saja yang diperlukan untuk dapat menulis dengan baik. Meski demikian, saya juga menyertakan tiga sumber daya yang dapat membantu peneliti secara langsung dalam proses menulis. Sumber-sumber ini lebih menyerupai alat referensi, mirip dengan panduan gaya penulisan yang sudah sangat dikenal luas (dan karena itu sengaja tidak saya sertakan). Dengan alasan yang sama, saya juga ingin menyoroti beberapa buku yang relatif kurang dikenal—sebenarnya ditujukan bagi penulis akademik—namun layak mendapatkan perhatian yang lebih luas.
Dengan pengantar tersebut, berikut ini adalah daftar sepuluh sumber daya terbaik bagi peneliti, tanpa urutan peringkat tertentu.

1. Stylish Academic Writing
Hanya sedikit penulis yang mengkaji penulisan akademik sedalam yang dilakukan oleh Helen Sword, dan hasil penelitiannya dapat dimanfaatkan oleh siapa saja. Ia memulai dengan meminta lebih dari tujuh puluh akademisi dari berbagai disiplin ilmu untuk mendeskripsikan karakteristik “penulisan akademik yang bergaya” di bidang masing-masing. Selanjutnya, ia menganalisis buku dan artikel karya lebih dari seratus penulis teladan yang direkomendasikan oleh rekan sejawat di bidangnya, serta menelaah secara mendalam korpus seribu artikel dari sepuluh disiplin ilmu yang diambil dari jurnal-jurnal terkemuka di masing-masing bidang. Helen (<www.helensword.com>) juga menyediakan tes gratis untuk menilai kualitas tulisan Anda di https://writersdiet.com/.
2. Words of Science and the History Behind Them
Buku Words of Science memiliki buku pendamping berjudul More Words of Science. Keduanya ditulis oleh Isaac Asimov—salah satu penulis sains paling produktif sepanjang masa. Meski bukan terbitan baru (masing-masing diterbitkan pada tahun 1959 dan 1972), buku-buku ini tetap relevan bagi penulis akademik. Seperti yang dikatakan Asimov, “kosakata ilmiah adalah jembatan yang memungkinkan kita masuk, bukan tembok yang menghalangi kita.” Buku-buku ini disusun secara alfabetis dan berisi esai-esai singkat tentang kata-kata tertentu—menjelaskan maknanya, asal-usulnya, penggunaannya, serta cara pengucapannya jika diperlukan. Sebagian orang mungkin menganggap pilihan ini tidak lazim, tetapi kata-kata adalah fondasi dari setiap tulisan.
3. How to Write a Lot
Bagi mereka yang kesulitan meluangkan waktu untuk menulis atau sering mengalami writer’s block, Paul Silvia menawarkan banyak saran yang sangat praktis. Dengan ketebalan kurang dari 150 halaman kecil, How to Write a Lot (edisi ke-2, 2019) dipenuhi kiat-kiat aplikatif dan menunjukkan bahwa menulis secara produktif adalah keterampilan yang bisa dipelajari.
4. On Writing Well: The Classic Guide to Writing Nonfiction
Sesuai dengan subjudulnya, buku ini memang sebuah karya klasik. Edisi keenamnya diterbitkan pada tahun 2001, sementara edisi pertama ditulis oleh William Zinsser pada tahun 1976—saat sebagian besar tulisan masih dibuat dengan tangan atau mesin tik. Zinsser pernah mengatakan bahwa “pengolah kata membuat penulis yang baik menjadi lebih baik, dan penulis yang buruk menjadi lebih buruk.” Meski demikian, On Writing Well tetap menjadi panduan ringkas dan mudah dibaca tentang seni menulis dengan hangat dan jelas.
5. The Sense of Style: The Thinking Person’s Guide to Writing in the 21st Century
Steven Pinker adalah seorang ilmuwan kognitif sekaligus penulis buku laris seperti The Language Instinct dan Words and Rules. Diperkaya dengan contoh tulisan yang baik dan buruk, The Sense of Style dirancang untuk “mereka yang sudah bisa menulis dan ingin menulis dengan lebih baik.” Buku ini juga termasuk salah satu referensi yang relatif baru bagi peneliti.
6. Academic Writing for Graduate Students: Essential Tasks and Skills
Sesuai dengan subjudulnya, John Swales dan Christine Feak memanfaatkan pengalaman panjang mereka sebagai pengajar penulisan akademik di English Language Institute, University of Michigan. Buku ini menunjukkan bagaimana penulis dapat menghadapi berbagai jenis tugas penulisan akademik, menjadikannya salah satu sumber terbaik bagi peneliti.
7. Simple and Direct: A Rhetoric for Writers
Jacques Barzun menulis banyak buku berkesan bagi peneliti, akademisi, dan cendekiawan. Salah satu yang paling dikenal adalah The Modern Researcher. Barzun sangat peduli pada mutu keilmuan, sekaligus menekankan bahwa hasil riset harus disampaikan secara sederhana dan jelas. Dalam Simple and Direct, ia membahas pemilihan kata yang tepat, penyusunan kalimat yang jelas, nada penulisan, serta pentingnya revisi.
8. The Editor’s Manual
Berbeda dengan sebagian besar buku sebelumnya yang ditujukan sebagai bacaan latar untuk menguasai keterampilan menulis akademik, The Editor’s Manual (https://editorsmanual.com/) adalah situs web yang lebih berfungsi sebagai referensi praktis saat Anda sedang menulis atau merevisi naskah. Isinya dibagi ke dalam empat kategori utama—penggunaan kata, tanda baca, gaya, dan tata bahasa—sehingga memudahkan pengguna menemukan jawaban atas pertanyaan spesifik.
9. The Academic Phrasebank
Sebagai alat bantu menulis yang sangat berguna, Academic Phrasebank (https://www.phrasebank.manchester.ac.uk/) sangat membantu peneliti yang kesulitan melakukan parafrase—yakni menyampaikan temuan peneliti lain dengan kata-kata sendiri, bukan menyalinnya secara langsung, sekaligus menghindari masalah kemiripan teks atau plagiarisme. Phrasebank ini mengelompokkan frasa-frasa umum berdasarkan bagian artikel ilmiah, seperti pendahuluan, metode, dan hasil.
10. Oxford Learner’s Dictionary of Academic English
Kamus ini dirancang khusus bagi mereka yang mempelajari bahasa Inggris untuk keperluan studi akademik. Setiap entri dilengkapi contoh kalimat yang diambil dari teks akademik autentik. Saya pernah mengulas buku ini beberapa tahun lalu,² dan kamus ini menjadi sumber pertama yang terlintas di benak saya saat menyusun daftar ini. Versi cetaknya dilengkapi dengan cakram yang berisi writing tutor untuk referensi cepat.

Referensi
- William Somerset Maugham. Ten Novels and Their Authors. (Heinemann, 1954).
- Yateendra Joshi. English for academic writing: A helpful dictionary for researchers. Editage Insights (2014).
Disadur dari artikel berjudul: Top 10 books and other resources on academic writing for researchers (https://www.editage.com/insights/top-10-books-and-other-resources-on-academic-writing-for-researchers)


Leave a Reply